Menangkap Hening di Antara Pikiran
Menangkap hening dimulai dengan memperhatikan napas selama beberapa detik. Duduk atau berdiri dengan nyaman, lalu arahkan perhatian pada masuk dan keluarnya napas tanpa mengubahnya.
Saat pikiran muncul, biarkan mereka datang dan pergi seperti awan. Tidak perlu menilai atau menahan, cukup beri nama singkat pada pikiran jika ingin (mis. “rencana”, “ingat”).
Coba teknik jeda satu menit: berhenti sejenak dari aktivitas, tutup mata jika nyaman, dan rasakan ruang antara satu pikiran dan pikiran berikutnya. Jangan paksakan hening, biarkan ia muncul sendiri.
Latihan singkat saat menunggu antrian atau saat menunggu air mendidih bisa menjadi momen latihan. Menggunakan bunyi sekitar sebagai jangkar membantu kembali ke saat ini tanpa usaha ekstra.
Praktik ini bersifat fleksibel: lakukan satu menit, tiga menit, atau beberapa napas beberapa kali sehari. Kunci utamanya adalah konsistensi kecil, bukan durasi panjang.
